Home » , » Soal Sosiologi SMA : PENERAPAN SOSIOLOGI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT

Soal Sosiologi SMA : PENERAPAN SOSIOLOGI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT

Written By Naufaldi Rafif Satriya on Saturday, March 24, 2012 | 8:23 PM



1. Penerapan pengetahuan sosiologi dalam kehidupan sehari-hari tampak
pada ….
a. penelitian tentang penyebab terjadinya kemiskinan di desa
b. pengkajian asal-usul kaum pendatang di kota
c. pemilihan metode keluarga berencana berdasarkan budaya masyarakat
d. membandingkan pertumbuhan ekonomi masyarakat desa dan kota
e. mewawancarai tokoh masyarakat yang berkonflik utuk mencari penyebabnya



2. Pemerintah saat ini dituntut untuk memberantas praktik korupsi.
Sumbangan nyata sosiologi dalam rangka turut serta memberantas
korupsi adalah ….
a. menunjukkan dampak buruk korupsi bagi tatanan sosial
b. menjelaskan faktor-faktor sosiologis yang menyebabkan korupsi
c. mengadakan penelitian terhadap kasus-kasus korupsi
d. menyarankan langkah-langkah yang dapat ditempuh berdasarkan
informasi
e. meminta agar para koruptor dipenjara seumur hidup atau dihukum
mati

3. Masyarakat yang menjadi korban bencana memperoleh bantuan
pembangunan rumah susun dari lembaga donor. Semua masyarakat
itu tinggal di tepi pantai karena mata pencahariannya sebagai nelayan.
Setelah pemukiman selesai dibangun, hanya sedikit orang yang bersedia
tinggal di pemukiman itu. Kesalahan yang terjadi adalah ….
a. letak pemukiman tidak sesuai keinginan masyarakat
b. pembangunan tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat
c. rumah susun tidak cocok dengan keluarga nelayan
d. rumah susun tidak dilengkapi dengan sarana penjemuran ikan
e. pembangunan tidak memerhatikan nilai-nilai sosial


4. Pada masa pemerintahan Orde Baru, struktur pemerintahan desa
diseragamkan diseluruh Indonesia. Semua desa dipimpin oleh Kepala
Desa atau Lurah seperti di Jawa. Kampung atau nagari dibeberapa
daerah di luar Jawa terpaksa menyesuaikan diri. Akibat dari peraturan
seperti ini adalah lembaga pemerintahan tradisional menjadi tidak
berfungsi. Hal ini mencerminkan ….
a. ketidakpedulian pemerintah terhadap aspirasi daerah
b. pemerintah tidak memerhatikan nilai-nilai sosial setiap daerah
c. para pembuat keputusan belum pernah belajar sosiologi
d. pemerintah tidak peka terhadap keragaman sistem pemerintahan
e. pembuat keputusan belum memahami pengetahuan sosiologi

5. Seorang wartawan perlu memahami sosiologi, sehingga dapat
menerapkan pengetahuan itu dalam menjalankan profesinya. Bentuk
implementasi pengetahuan sosiologi dalam dunia kewartawanan adalah
….
a. menulis artikel ilmiah mengenai sosiologi
b. menulis berita mengenai kejadian sosial
c. membuat ulasan masalah sosial
d. menyajikan tulisan mengenai masalah sosial secara benar
e. membuat tulisan yang kritis terhadap kebijakan pemerintah

6. Di sekolah, guru menerapkan pengetahuan sosiologis dalam bentuk ….
a. mengajarkan sosiologi di kelas
b. menangani siswa dengan memerhatikan latar belakang sosial
c. tidak membeda-bedakan perlakuan terhadap siswa
d. mengharuskan siswa membeli seragam di sekolah
e. membebaskan siswa miskin dari uang sekolah

7. Para anggota legislatif mempekerjakan staf ahli untuk membantu
melaksanakan pekerjaannya dalam menganalisis persoalan sebelum
dituangkan dalam undang-undang. Salah satu tenaga ahli yang direkrut
adalah para ahli ilmu sosial. Hal ini membuktikan bahwa ….
a. anggota legislatif kita kurang menguasai persoalan yang menjadi
tanggung jawabnya
b. anggota legislatif membutuhkan nasihat dari ahli ilmu sosial agar
keputusannya tepat
c. pengetahuan sosiologi diterapkan dalam lembaga perwakilan rakyat
d. pengetahuan sosiologi dapat diterapkan oleh para pembuat
keputusan
e. lembaga perwakilan rakyat membutuhkan dukungan dari kalangan
ahli sosiologi



8. Suatu persoalan dianggap telah menjadi masalah sosial bila ….
a. mengganggu keharmonisan hubungan sosial
b. menyimpang dari nilai dan norma sosial
c. dampaknya meresahkan masyarakat
d. pemecahannya membutuhkan peran sosiologi
e. mengganggu perkembangan masxarakat

9. Bentuk penerapan pengetahuan sosiologi dalam mengatasi masalah
sosial adalah ….
a. penyediaan informasi yang mendalam
b. turut melakukan penelitian sosial
c. menunjukkan langkah-langkah pemecahan
d. sebagai pihak yang mampu mengatasi persoalan
e. menentukan apakah suatu masalah perlu ditangani

10. Berikut ini yang tidak termasuk masalah-masalah sosial adalah ….
a. kejahatan, konflik
b. perbedaan etnik, kemiskinan
c. pengangguran, penyakit
d. perceraian, kejahatan
e. pelacuran, kenakalan anak

11. Berikut ini yang mencerminkan penerapan pengetahuan sosiologi
dalam usaha mengatasi masalah kemiskinan adalah ….
a. pendataan penduduk miskin
b. pembagian bantuan tunai langsung
c. pengkajian langkah-langkah penanganan kemiskinan
d. penyediaan lapangan kerja
e. menyarankan kepada DPR untuk membuat undang-undang

12. Secara sosiologis, faktor yang tidak menyebabkan kejahatan adalah
….
a. kurangnya pengawasan sosial
b. aparat penegak hukum kurang berwibawa
c. terciptanya kesempatan berbuat jjahat
d. adanya niat pada diri seseorang
e. rendahnya tingkat kesejahteraan sosial


13. Saran paling tepat yang dapat diberikan sosiologi dalam mengatasi
perang antarsuku di Papua adalah dengan pendekatan ….
a. sosial budaya
b. militer
c. agama
d. ekonomi
e. politik

14. Penerapan pengetahuan sosiologis dalam upaya mengatasi penyalahgunaan
narkotika dan zat adiktif lainnya dapat dilakukan dengan cara
….
a. melarang peredarannya
b. menghentikan pabrik pembuatnya
c. berkampanye antinarkotika
d. meneliti korban narkotika
e. merumuskan langkah yang paling tepat

15. Pertumbuhan penduduk yang terlalu cepat dapat menimbulkan masalah
sosial, karena ….
a. tuntutan kebutuhan hidup semakin tinggi
b. persebarannya menjadi tidak merata
c. pengangguran semakin bertambah
d. kurangnya sarana pemukiman
e. terbatasnya sarana pendidikan

16. Di bawah ini adalah upaya penanganan korban bencana alam yang
membutuhkan peran sosiologi kecuali ….
a. pemulihan mental para korban banjir
b. pembangunan perumahan bagi korban banjir
c. penyediaan sarana kesehatan bagi pengungsi
d. penyediaan bahan pangan yang memadai
e. penyediaan lapangan kerja

17. Perencanaan sosial dilakukan dengan asumsi ….
a. perubahan masyarakat dapat direkayasa
b. perubahan masyarakat terjadi di luar kemampuan manusia
c. para sosiolog mampu meramalkan perubahan sosial
d. masyarakat selalu mendukung pembangunan
e. para pemimpin mampu mengajak masyarakat untuk maju


18. Pembangunan masyarakat memerlukan dukungan pengetahuan sosiologi.
Berikut ini yang bukan merupakan wujud penerapan pengetahuan
sosiologis adalah ….
a. guru yang mengajarkan sosiologi di sekolah
b. turut memberi masukan ketika perencanaan dilakukan
c. memberi kritik terhadap kebijakan yang salah
d. ikut mengevaluasi hasil pembangunan dari sudut pandang sosiologi
e. turut mengawasi proses perubahan di masyarakat selama pembangunan

19. Secara sosiologis, pembangunan dianggap berhasil bila ….
a. pemerintah berhasil membangun banyak pabrik
b. produktivitas, efisiensi, dan partisipasi masyarakat meningkat
c. jumlah sarjana yang lulus setiap tahun meningkat
d. banyak investor asing menanamkan modal
e. perdagangan dengan luar negeri tidak defisit (rugi)

20. Lembaga pemerintah di Indonesia yang bertugas merencanakan
pembangunan adalah ….
a. Dewan Perwakilan Rakyat
b. Biro Pusat Statistik
c. Bappenas
d. Departeman Pekerjaan Umum
e. Badan Urusan Logistik


B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan ini dengan singkat dan jelas!
1. Apakah perbedaan antara sosiologi murni dengan sosiologi terapan?

2. Mengapa seorang ahli ilmu sosial dapat disebut menjual pengetahuannya?

3. Setujukah Anda apabila demonstrasi yang dilakukan mahasiswa untuk menuntut pemberantasan korupsi adalah akibat negatif dari pengetahuan sosiologi?

4. Jelaskan bentuk penerapan sosiologi bagi pembuat keputusan!

5. Sebutkan masalah-masalah sosial yang perlu mendapat perhatian dari
para pakar ilmu sosial!

6. Setujukah Anda bahwa sosiologi sangat dibutuhkan dalam program
pembangunan? Jelaskan alasan Anda!


7. Dalam upaya mengatasi masalah kemiskinan, sering para pakar ilmu
sosial diundang untuk seminar di hotel-hotel berbintang lima. Bagaimana
pendapat Anda?

8. Berikan contoh penerapan pengetahuan sosiologi dalam mengatasi
pencemaran lingkungan!

9. Jelaskan penerapan sosiologi dalam upaya pemberantasan korupsi!

10. Menurut Anda, sudah optimalkah penerapan pengetahuan sosiologi
dalam menangani berbagai persoalan sosial di Indonesia? Berikan
alasan!

Sumber : BSE
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

Komentarlah Dengan Baik dan Benar. Jangan ada SPAM dan beri kritik saran kepada blog ILMU DUNIA DAN AKHIRAT.

Mengingat Semakin Banyak Komentar SPAM maka setiap komentar akan di seleksi. :)

"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berbicara yang baik-baik atau diam." (HR. Bukhari)

>TERIMA KASIH<

ILMU DUNIA DAN AKHIRAT. Powered by Blogger.
 
Support : Ilmu Dunia dan Akhirat | I.D.D.A. | ILMU DUNIA DAN AKHIRAT
Copyright © 2013. I.D.D.A.╚ - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger