Ilmu Dunia dan Akhirat Blog's. Mencari, Memahami dan Menyimpulkan. Ilmu Dunia dan Akhirat.

  • banners
  • LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)


    LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)

    LAJU REAKSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA
    (Bahan Ujian Semester Bagi Kelas XI IPA)

    LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)  | LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA) merupakan kumpulan soal yang wajib kita kerjakan | LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA) semoga bisa membantu kalian untuk menjadi siswa yang berprestasi. selamat membaca LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)


    Persamaan Reaksi dapat dituliskan sebagai berikut :
    aA + bB ---> cC + dD
    dimana a, b, c, dan d adalah koefisien, A dan B adalah Reaktan (pereaksi) serta C dan D adalah Produk (hasil reaksi)
    Saat reaksi berlangsung, jumlah A dan B semakin lama semakin berkurang,s ebaliknya jumlah C dan D akan semakin bertambah

    MOLARITAS
    Molaritas atau kemolaran merupakan satuan kepekatan atau konsentrasi dari suatu larutan. Molaritas didefinisikan sebagai banyaknya mol zat terlarut dalam satu liter larutan, yang dirumuskan sebagai :
    M = mol/L atau M=mmol/mLAdakalanya molaritas ditentukan melalui pengenceran dari suatu larutan. Pengenceran menyebabkan volume dan kemolaran larutan berubah tetapi jumlah mol zat terlarut tidak berubah. Oleh karena jumlah molnya tetap, maka
    n1=n2 atau V1.M1=V2.M2
    dalam bidang industri untuk mengetahi molaritasnya harus diketahui volume larutan pekatnya (larutan primer). Caranya dengan menentukan molaritas dari alrutan pekat yangdikatahui kadar dan massa jenisnya. Kemolaran tersebut dapat dicari dengan rumus:
    p x 10 x % massa
    M = ------------------------ mol.L-1
    Mr
    Dimana = M adalah Molaritas, r = massa jenis, % massa = kadar, Mr = massa molekul relatif

    LAJU REAKSI
    Laju reaksi didefinisikan sebagai perubahan konsentrasi reaktan atau produk tiap satuan waktu, yang dituliskan sebagai berikut :
    Perubahan konsentarasi
    Laju = -----------------------------
    Periode waktu reaksi

    Selama reaksi berlangsung, konsentrasi pereaksi berkurang, sedangkan konsentrasi produk bertambah.
    Jika A --> B maka untuk
    d[A] d[B] d[C]
    Laju A = - ------- dan Laju B = + ------ sehingga V = ---------,
    dt dt dt
    Dimana : d[C] = perubahan konsentrasi, V = laju reaksi, dan dt = perubahan waktu

    Untuk reaksi yang lebi kompleks, misal 2A --> B, maka laju reaksi berkurangnya A adalah 2 kali lebih cepat dari laju pembentukan B, sehingga penulisan laju reaksi menjadi
    1 d[A] d[B]
    Laju A = - -- ------- dan Laju B = + ------
    2 dt dt
    Atau melihat kecenderungan koefisien yang terlibat

    PERSAMAAN LAJU REAKSI

    INGAT : Laju reaksi dipengaruhi oleh konsentrasi pereaksi, bukan konsentrasi hasil reaksi.

    GULBERG dan WAAGE menuturkan : “Laju reaksi dalam sistem pada suatu temperatur tertentu berbanding lurus dengan konsentrasi zat yang bereaksi, setelah tiap-tiap konsentrasi dipangkatkan dengan koefisiennya dalam persamaan reaksi yang bersangkutan.”
    Misalnya pada reaksi :
    mA + nB ---> pC + qDmaka Laju Reaksi menurut reaksi di atas adalah :
    V = k [A]m [B]n
    m dan n merupakan pangkat atau menunjukkan orde reaksi, jika dijumlahkan maka akan menjadi orde reaksi total.
    Orde reaksi memunkinkan kita mengetahui kebergantungan reaksi terhadap reaktan. Pada reaksi yang berlangsung bertahap, orde reaksi ditentukan oleh tahapan reaksi yang paling lambat

    FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHILAJU REAKSI
    1. KonsentrasiSemakin besar konsentrasi pereaksi yang direaksikan akan semakin besar pula laju reaksinya

    2. SuhuSemakin tinggi suhu akan semakin mempercepat terjadinya reaksi. Hal ini terjadi karena dengan bertambahnya suhu maka energi kinetik pada partikel reaktan semakin besar.
    Dalam praktiknya setiap kenaikan suhu 10oC, maka laju reaksi akan naik 2 kali lebih besar, yang dirumuskan sebagai :
    Vt = (dV)dt/10.Vo atau Vt = (2)dt/10.Vo
    dt = t2 – t1

    3. KatalisKatalis adalah zat yang dapat mempercepat laju reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan kimia secara permanen. Katalis dibedakan atas 2, yaitu katalis homogen dan katalis heterogen. (bergantung fasa zat)

    4. Luas PermukaanPada sistem heterogen sangat bergantung pada luas permukaan antara fasa. Reaksi antara padatan dan cairan atau padatan dengan gas akan lebih cepat jika luas permukaan bidang sentuh zat padat diperbanyak.


    Pilihan Ganda Latihan contoh soal dan jawaban laju reaksi 20 butir. 5 uraian Latihan contoh soal dan jawaban laju reaksi
    Berilah tanda silang pada huruf A, B, C, D atau E di depan jawaban yang benar!
    1. Larutan asam nitrat (HNO3) dengan Mr = 63 mempunyai konsentrasi 1 molar, artinya … .
    A. dalam 1 liter larutannya mengandung 63 gram HNO3
    B. dalam 1 liter pelarut terdapat 63 gram HNO3
    C. dalam 1 liter air mengandung 63 gram HNO3
    D. sebanyak 63 gram HNO3 dilarutkan dalam 100 mL air
    E. sebanyak 63 gram HNO3 dilarutkan sampai 100 mL
    2. Molaritas asam nitrat pekat 63% dengan massa jenis 1,3 kg/liter adalah … .
    (Mr HNO3 = 63)
    A. 6,3 
    B. 6,5 
    C. 10 M
    D. 13 M
    E. 63 M
    3. Jika ke dalam 10 mL larutan asam sulfat (H2SO4) 2 M ditambahkan air sebanyak 90 mL, maka konsentrasi larutan asam sulfat sekarang adalah … .
    A. 0,002 
    B. 0,02 
    C. 0,2 M
    D. 2 M
    E. 20 M
    4. Sebanyak 10 mL larutan HCl 2 dicampur dengan 140 mL larutan HCl 0,5 M.
    Konsentrasi larutan HCl sekarang adalah … .
    A. 0,2 
    B. 0,3 
    C. 0,4 M
    D. 0,5 M
    E. 0,6 M
    5. Larutan urea [CO(NH2)2] dibuat dengan jalan melarutkan 3 gram urea ke dalam air sampai volume 250 mL. Konsentrasi larutan urea yang dibuat adalah … .
    (Mr urea = 60)
    A. 0,1 
    B. 0,2 
    C. 0,3 M
    D. 0,4 M
    E. 0,5 M
    6. Diketahui reaksi S. Pernyataan yang benar untuk menunjukkan
    laju reaksi adalah … .
    A. vP = +[P]. t-1
    B. vQ = +[Q]. t-1
    C. vP = -[P]. t-1
    D. vR = -[R]. t-1
    E. vS = -[S]. t-1
    7. Suatu reaksi melibatkan zat dan B, sehingga menghasilkan reaksi dengan persamaan A(g) + 2 B(g) –> C(g). Konsentrasi awal zat adalah 0,8 mol/liter. Setelah 10 detik ternyata didapatkan 0,2 mol/liter zat C. Ungkapan laju reaksi yang tepat bagi reaksi tersebut adalah … .
    A. vA = 0,5/10 molar.detik-1
    B. vA = (0,8 – 0,2)/10 molar.detik-1
    C. vB = (0,8 – 0,4 )/10 molar.detik-1
    D. vA = (0,8 – 0,2 )/10 molar.detik-1
    E. vC = 0,2/10 molar.detik-1
    8. Di bawah ini yang tidak mempengaruhi laju reaksi adalah … .
    A. katalis
    B. suhu
    C. luas permukaan
    D. gerak partikel
    E. konsentrasi
    9. Pada percobaan yang mereaksikan logam magnesium dengan larutan HCl didapatkan data sebagai berikut.
    PercobaanMassa Mg (gram)Wujud MgKonsentrasi HCL (M)Pengamatan
    110Sebuk1Timbul gas
    210Kepingan1Timbul gas
    310Batang1Timbul gas
    410Serbuk2Timbul gas
    510Batang2Timbul gas

    Reaksi yang paling cepat terjadi adalah pada percobaan ke- … .
    A. 1
    B. 2
    C. 3
    D. 4
    E. 5
    10. Suatu reaksi yang melibatkan zat dan menghasilkan reaksi sebagai berikut.
    X(g) + 2 Y(g) → Z(g)
    Diperoleh data bahwa reaksi tersebut merupakan pangkat 2 terhadap pereaksi X dan orde total reaksi adalah 3. Rumus persamaan laju reaksi yang benar bagi reaksi tersebut adalah … .
    A. [X]2[Y]
    B. [X][Y][Z]
    C. [X][Y]2
    D. [X]2[Z]
    E. [Z]3
    11. Dari reaksi A2B(g) →2A(g) + B(g) diketahui bahwa reaksi tersebut berorde dua terhadap A2B. Grafik yang menyatakan hubungan antara laju reaksi dengan konsentrasi A2B adalah … .
    A.
    B.
    C.
    D.
    E.
    12. Dari percobaan reaksi:
    CaCO3(s) + 2 HCl(aq) → CaCl2(aq) + CO2(g) + H2O(g)
    diperoleh data data sebagai berikut.
    PercobaanBentuk CaCO3Konsentrasi 25 mL HCl (M)Waktu reaksi (det.)Suhu (oC)
    110 gram serbuk0,2425
    210 gram butiran0,2625
    310 gram bongkahan0,21025
    410 gram butiran0,4325
    510 gram butiran0,2325
    Pada percobaan 1 dan 3, laju reaksi dipengaruhi oleh … .
    A. temperatur
    B. katalis
    C. sifat-sifat
    D. konsentrasi
    E. luas permukaan
    13. Energi minimum yang diperlukan oleh sebuah reaksi agar dapat berlangsung disebut energi … .
    A. potensial
    B. gerak
    C. kinetik
    D. reaksi
    E. aktivasi
    14. Kenaikan suhu akan mempercepat laju reaksi. Hal tersebut disebabkan karena kenaikan suhu akan … .
    A. menaikkan energi pengaktifan zat yang bereaksi
    B. memperbesar konsentrasi zat yang bereaksi
    C. memperbesar energi kinetik molekul pereaksi
    D. memperbesar tekanan ruang terjadinya reaksi
    E. memperbesar luas permukaan
    15. Laju reaksi dari suatu reaksi tertentu menjadi dua kali lipat setiap kenaikan suhu 10 °C. Suatu reaksi berlangsung pada suhu 30 °C. Jika suhu ditingkatkan menjadi 100 °C maka laju reaksi akan menjadi … kali lebih cepat dari semula.
    A. 128
    B. 64
    C. 32
    D. 16
    E. 8
    16. Untuk reaksi C, ternyata jika konsentrasi awal dinaikkan menjadi dua kali (konsentrasi tetap), maka laju reaksi menjadi dua kali lebih besar. Bila konsentrasi awal Adan masing-masing dinaikkan tiga kali, maka laju reaksi menjadi 27 kali lebih besar. Persamaan laju reaksi tersebut adalah … .
    A. · [A]2[B]2
    B. · [A][B]
    C. · [A]2[B]
    D. · [A][B]3
    E. · [A] [B]2
    17. Reaksi antara gas H2 dan O2 pada suhu 25 oC berlangsung sangat lambat, tetapi ketika ditambah serbuk Pt, reaksi menjadi lebih cepat. Hal ini menunjukkan bahwa laju reaksi dipengaruhi oleh … .
    A. temperatur
    B. katalis
    C. sifat-sifat
    D. konsentrasi
    E. luas permukaan
    18. Untuk reaksi diperoleh data sebagai berikut.
    Percobaan[A] (mol/liter)[B] (mol/liter)Laju reaksi (mol.liter-1det.-1
    10,10,1x
    20,20,28x
    30,10,39x
    Orde reaksi terhadap adalah … .
    A. 1
    B. 2
    C. 3
    D. 4
    E. 5
    19. Dari reaksi Br2(g) + 2 NO(g) –> 2 NOBr(g), diperoleh data eksperimen sebagai berikut.
    Percobaan[NO] (mol/liter)[Br2] (mol/liter)Waktu pembentukan NOBr (detik)
    10,10,1108
    20,10,248
    30,20,124
    40,30,112
    Orde reaksi total dari reaksi tersebut adalah … .
    A. 1
    B. 2
    C. 3
    D. 4
    E. 5
    20. Untuk reaksi hasil, diperoleh data sebagai berikut.
    No[P] (M)[Q] (M)[R] (M)Laju reaksi (M/detik)
    10,100,100,100,100
    20,100,100,050,025
    30,100,200,050,050
    40,200,200,100,400
    Persamaan laju untuk reaksi tersebut adalah … .
    A. [P]2[Q]
    B. [P]2[Q][R]
    C. [P][Q][R]
    D. [P][Q]2[R]
    E. [P][Q][R]2
    II. Essai
    Jawablah Pertanyaan berikut dengan singkat dan benar!
    1. Asam klorida pekat mengandung 37% massa HCl dan massa jenis 1,19 kg/liter.
    a. Berapakah molaritas larutan asam klorida tersebut? (Mr HCl = 36,5)
    b. Berapa mL asam klorida ini diperlukan untuk membuat 500 mL larutan HCl 2 M?
    2. Diketahui reaksi:
    2 H2O2(aq) + 2 I(aq) 2 H2O(l) + I2(aq)
    Pada suatu percobaan, sebanyak 1 liter larutan H2O2 2 dicampur dengan 1 liter larutan I 1M. Ternyata setelah 10 detik terbentuk 0,04 mol I2.
    a. Tentukan laju reaksi pembentukan I2!
    b. Tentukan laju reaksi untuk H2O2!
    3. Suatu reaksi berlangsung dua kali lebih cepat setiap kali suhu dinaikkan 10 °C. Jika laju reaksi pada suhu 25 °C adalah molar/detik, tentukan laju reaksinya pada suhu 55 °C!
    4. Reaksi antara gas nitrogen dioksida dengan gas CO:
    NO2(g) + CO(g) NO(g) + CO2(g)
    Reaksi tersebut mempunyai persamaan laju reaksi v = k · [NO2]2 · [CO].
    a. Berapa orde reaksi terhadap masing-masing pereaksi?
    b. Berapa orde reaksi totalnya?
    c. Jika masing-masing konsentrasi pereaksi diperbesar dua kali semula, bagaimana dengan perubahan laju reaksinya?
    d. Bagaimana perubahan laju reaksinya, jika konsentrasi NO2 diperbesar dua kali sedangkan konsentrasi CO dipertahankan tetap?
    5. Diketahui data percobaan reaksi 2 A(g) + B(g) + C(g) hasil reaksi, sebagai berikut.
    Percobaan[A] (mol/liter)[B] (mol/liter)[C] (mol/liter)v (M/detik)
    10,10,10,10,1
    20,20,10,10,2
    30,20,20,10,4
    40,30,30,30,9
    50,50,40,2x
    a. Tentukan persamaan laju reaksinya!
    b. Tentukan harga dan satuan tetapan jenis reaksi (k)!
    c. Tentukan harga x!
    Kunci Jawaban
    I. Pilihan Ganda
    1. A 11. C
    3. C 13. E
    5. B 15. A
    7. B 17. B
    9. D 19. C
    II. Uraian
    1. a. M = (kadar ×⍴ × 10) / Mr
    = (37 × 1,19 × 10)/36,5
    = 12,06 M
    b. (M1V1)HCl = (M2V2)HCl
    12,06 × V1 = 2 × 500
    V1 = 82,92 mL
    3. Δ= (55 – 25) °C = 30 °C
    v2 =2 (30/10)⋅ = 23 · = 8x
    5. a. Persamaan laju reaksi: · [A]1 [B]1 [C]0
    b. = 1 (mol/liter)–2 · detik
    c. = 0,2 (mol/liter) detik


    Terima kasih telah membaca LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)!! kalau mau sebarkan LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)
    Tag : SOAL-SOAL
    13 Komentar untuk "LAJU REAKSI DAN SOAL SERTA PEMBAHASAN LAJU REAKSI (MATERI KIMIA KELAS XI IPA)"

    pelajaran pling ane bnci komen back yaw

    Begitu banyak ilmu yang dibagi disini semoga menjadi amal jariyah

    artikel bermanfaat gan .. menarik n mantaaab ;D

    knp pilhan gandanya gk da pembahasannya????

    pilihan gandanya gk da pembahasannya gmn???

    semoga tambah berkah ilmunya dan mendapatkan ganjaran yang setimpal.. sukses terus

    Sipp, disini banyak berbagi pengetahuan yang bermanfaat,
    This is a very good post! I admire the way you shared this topic!

    sama sama. krn berbagi itu indah dan tak merugikan hehehe

    tulisanya terlalu kecil gan!!

    terus ada gambar yg error

    Komentarlah Dengan Baik dan Benar. Jangan ada SPAM dan beri kritik saran kepada blog ILMU DUNIA DAN AKHIRAT.

    Mengingat Semakin Banyak Komentar SPAM maka setiap komentar akan di seleksi. :)

    "Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berbicara yang baik-baik atau diam." (HR. Bukhari)

    >TERIMA KASIH<

    ILMU DUNIA DAN AKHIRAT. Powered by Blogger.
    Back To Top