Ilmu Dunia dan Akhirat Blog's. Mencari, Memahami dan Menyimpulkan. Ilmu Dunia dan Akhirat.

Tips Biar Kamu Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri



Tips Biar Kamu Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri

Ilmu Dunia dan Akhirat – siapa yang tidak ingin mendapatkan beasiswa ke luar negeri? Sudah kuliah di sebuah unversitas yang bagus di luar negeri dengan negeri yang lebih maju pendidikannya dari kita, dapet beasiswa artinya kuliah gratis. Kalau beasiswa masih sisa, kita pun bisa dapat uang jajan tambahan dari beasiswa tersebut. Pokoknya, tidak ada ruginya memang mencari Beasiswa Ke Luar Negeri.

Pada kesempatan kali ini, Ilmu Dunia dan Akhirat akan memberikan beberapa Tips Biar Kamu Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri. Yah, sebenarnya saya mendapatkan info ini dari kaskus lalu saya tulis ulang. Tidak apa apa bukan? Silahkan aja di simak baik baik agar Tips Biar Kamu Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri :

1 Berusahalah Untuk Excellent Di Bidang Akademis

Ini yang pertama atau malah yang paling penting ketika kita ingin mendapatkan beasiswa keluar negeri. Yaitu, kita harus excecellent di bidang akademis. Apalagi yang masih SMA , harus sudah sedini mungkin membuat banyak prestasi prestasi di bidang akademik. Membuat banyak kejuaraan yang bergengsi agar memiliki bekal atau bekal agar dengan mudah bisa mendapatkan beasiswa keluar negeri.

Pokoknya, kita harus memiliki banyak prestasi. Bukan hanya nilai saja di kertas, tapi juga ada bukti kalau kalian layak mendapatkan prestasi. Di kutip dari Thread di kaskus, . Beberapa institusi beasiswa, seperti Monbukagakusho (MEXT) dari Jepang dan Beasiswa Pemerintah Singapura bahkan mensyaratkan pelamarnya adalah mereka yang memiliki pencapaian akademis yang baik. Dalam beberapa kasus pemenang Olimpiade Sains akan lebih mudah mendapatkan beasiswa.

2. Pintar dan Aktif di Organisasi

Pintar, memang udah mainstream di kalangan siswa penerima beasiswa. Tapi, orang yang pintar dan aktif di organisasi? Baru anti mainstream.

Kalau kamu memang niat masuk dalam bursa perjuangan mendapatkan beasiswa mulailah memperbanyak pengalaman organisasi. Gak perlu masuk partai politik atau bahkan gerakan-gerakan aneh. Kamu bisa mulai dari OSIS atau di Himpunan Keluarga Mahasiswa kampus. Mereka yang aktif organisasi akan lebih dilirik para pemberi beasiswa karena dianggap bisa memanfaatkan ilmu yang didapat untuk kepentingan orang banyak.

3. Jangan Ragu Untuk Jadi Relawan

Selain di organisasi, kalau kita juga aktif di kegiatan social seperti menjadi relawan buat nak yatim piatu, menjadi relawan dalam korban banjir serta hal ya lain, itu akan menjadi nilai tambah sendiri buat kamu.

Khususnya kalau kamu mengincar beasiswa di negara Amerika dan Eropa. Beasiswa Fullbright Amerika Serikat, Beasiswa Chevening dari Inggris dan Beasiwa Erasmus Mundus Eropa cenderung lebih tertarik pada pelamar yang punya pengalaman jadi relawan di kegiatan sosial. Ini gak bisa dilepaskan dari kuatnya kultur volunteer-ism di negara mereka.

4. Tes Kemampuan Bahasa Asing

Selanjutnya adalah dengan Tes Kemampuan Bahasa Asing. Setelah bidang akademis dan non akademis terpenuhi, saatnya menunjukkan pada dunia skill bahasa kita yang di miliki untuk bisa tinggal dan kuliah di negeri asing.

Masing-masing beasiswa punya persyaratan tes bahasa sendiri, tapi yang paling umum digunakan adalah TOEFL dan IELTS. Untuk mengamankan posisimu, pastikan kamu memiliki skor TOEFL diatas 550 dan nilai IELTS diatas 6,5. Saat ini kamu bahkan bisa mempersiapkan diri dengan mengikuti latihan via online untuk TOEFL dan IELTS.

Untuk menilai performamu di dunia nyata, pihak pemberi beasiswa akan meminta surat rekomendasi dari mereka yang sudah mengetahui rekam jejakmu. Biasanya surat rekomendasi bisa diberikan oleh staf pengajar dari institusi tempatmu menempuh pendidikan atau supervisor di tempatmu bekerja.
Rekomendasi dari mereka sangat penting, karena gak jarang pemberi beasiswa akan langsung menghubungi untuk menanyakan pendapat tentangmu. Pastikan kamu punya rekam jejak yang cukup baik dalam pendidikan dan pekerjaan. Jaga hubungan baik dengan mereka yang bisa memberimu rekomendasi.

6. Ciptakan Curriculum Vitae (CV) yang Informatif

Cara pemberi beasiswa tahu pengalaman dan pencapaianmu adalah dengan melihat ke CV-mu. Dalam CV mereka akan mendapatkan gambaran bagaimana dirimu selama ini telah berkembang. Untuk membuat CV yang baik kamu perlu cermat mencatatat kegiatan yang kamu lakukan selama ini berdasarkan waktu kegiatan.
Karena kamu akan apply beasiswa, pastikan kamu membuat CV yang representatif tapi tetap informatif. Salah satu format CV yang cukup oke untuk kamu contoh adalah CV Europass yang wajib digunakan bagi pelamar beasiswa Erasmus Mundus.

7. “Jual” Dirimu Lewat Motivation Letter

Langkah selanjutnya, kamu harus menyiapkan motivation letter. Tujuan dari surat ini adalah untuk menunjukkan mengapa kamu tertarik mengambil bidang studi yang kamu pilih dan memperlihatkan mengapa kamu layak mendapatkan beasiswa. Motivation letter ini adalah bagian krusial yang akan menentukan bagaimana kelanjutan lamaran beasiswamu.
Untuk membuat motivation letter yang baik kamu perlu tahu tentang jurusan yang akan kamu ambil. Jelaskan kenapa program itu menarik buatmu, tunjukkan juga bagaimana pengalaman kerja dan pencapaianmu selama ini membuat kamu cocok untuk belajar disitu. Yakinkan pemberi beasiswa bahwa kamu punya komitmen untuk memberikan yang terbaik sehingga layak menerima dana mereka.

Satu yang paling penting, kamu harus punya passion terhadap bidang yang kamu pilih. Semangat dan kecintaan terhadap bidang studi itu akan terasa di motivation letter-mu.

 

8. Latihan Sebelum Interview

Jika kamu lolos seleksi administrasi lewat CV dan motivation letter pintu menuju beasiswa selanjutnya adalah tes wawancara. Kalau di tahap ini, kita akan di wawancarai oleh orang yang ahli di bidangnya. Jadi kalau bisa jangan ragu dan grogi. Latihan lah agar tidak grogi dan lancer dalam menjawab setiap pertanyaan. Kalau ditanya, jawab seadanya dan jangan di buat buat.

Ingat, biasakan juga sebelum interview sudah berlatih untuk berbicara dengan bahasa inggris atau bahasa yang akan digunakan untuk wawancara, jadi biar tambah meyakinkan gtu.

9. Tunjukkan Bahwa Beasiswa Ini Akan Membantumu Berkontribusi Ke Indonesia

Sudah mendapat beasiswa? Bersyukurlah! Karena, sekarang kamu juga harus menunjukkan kalau kamu pantas mendapatkan beasiswa. Tunjukan kalau kamu nantinya akan berkontribusi ketika mendapatkan beasiswa dengan mengharumkan nama baik Indonesia di Universitas asing. Dengan begitu, anda akan merasakan kebanggaan karena bangga telah membuat Indonesia terkenal di sana.


10. Coba Lagi, Coba Terus

Kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Kalau kita berkali-kali mengajukan beasiswa, lalu kita di toloak atau gagal, jangan menyerah dan jangan putus asa. Tetaplah mencoba untuk mengajukan beasiswa. Tentu saja dengan adanya evaluasi setelah kita melakukan kegagalan. Jadi , jangan menyerah ya!


Saya, rasa mungkin cukup ini saja yang bisa saya sampaikan pada artikel Tips Biar Kamu Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri. Semoga dengan begini, kita siap untuk bisa melakukan serangkaian acara atau eprsiapan untuk bisa Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri.

Karena, bisa dikatakan tidak ada ruginya mencari ilmu di negeri orang. Akan mengajarkan kita banyak sekali pengalaman hidup yang tak akan bisa di lupakan. Sehingga kita akan kaya akan pengalaman yang nantinya bisa kita bagikan ke orang lain.

Terima kasih telah berkunjung ke blog Ilmu Dunia dan Akhiratya. Semoga artikel Tips Biar Kamu Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri bisa bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa untuk membaca artikel yang lain seperti Fatwa MUI di anggap remeh dan Maraknya Jilboobs di kalangan remaja


Sumber :


Tag : Pelajar, REMAJA, Tips
0 Komentar untuk "Tips Biar Kamu Lolos Seleksi Beasiswa Ke Luar Negeri"

Komentarlah Dengan Baik dan Benar. Jangan ada SPAM dan beri kritik saran kepada blog ILMU DUNIA DAN AKHIRAT.

Mengingat Semakin Banyak Komentar SPAM maka setiap komentar akan di seleksi. :)

"Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah berbicara yang baik-baik atau diam." (HR. Bukhari)

>TERIMA KASIH<

ILMU DUNIA DAN AKHIRAT. Powered by Blogger.
Back To Top